"Apabila Engkau sedikit berdzikir (mengingat Allah SWT di dunia) niscaya sedikit pula kesempatanmu memandang-Nya dan kedekatanmu pada-Nya di akhirat." (Al Habib Umar bin Hafidz)


Rabu, 11 April 2012

Terjemahan Kitab Maulid Simtuddurar (Maulid al Habsyi)

Bacaan Shalawat

Shalawat Pertama

Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Selama cahaya bintang bersinar di ufuk
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Pemuka, penutup, dan hamba yang didekatkan
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Insan pilihan dan hamba yang terkasih
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Selama bulan purnama bersinar dan kegelapan hilang
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Selama angin pertolongan mengembuskan pertolongan
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Selama unta masih berjalan di padang sahara
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan setiap orang yang bernasab kepadanya
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan setiap orang yang menjadi sahabatnya

Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan ampunilah serta maafkanlah orang yang telah berbuat dosa
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan sampaikanlah semuanya kepada segala yang diinginkan
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan tempuhkanlah untuk kami jalan yang terbaik, ya Tuhan
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Perbaikilah dan mudahkanlah segala yang sulit
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Makhluk yang tertinggi dan terluas kedudukannya
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Hamba yang paling jujur yang menyampaikan kebenaran
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Manusia yang paling baik dan paling benar manhajnya
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW'0D
Selama burung keberkahan berdendang dan bernyanyi




Shalawat Kedua

Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Bulan purnama termulia yang bersinar di alam
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Penyeru terbaik yang mengajak kepada kebenaran
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Insan pilihan, yang benar dan dibenarkan
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Manusia yang paling manis dan paling benar tutur katanya
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Orang yang paling utama yang mewujudkan ketaqwaan
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Pemilik akhlaq dermawan dan setia
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan himpunkanlah setiap yang tercerai berai dari kumpulannya.
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Perbaikilah dan mudahkanlah segala yang terhambat
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Bukalah segala kebaikan yang terkunci
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan keluarganya serta yang cinta kepada Nabi
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan keluarganya serta yang merindukannya
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
dan yang berpegang dengan tali Nabi
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepadanya

Kisah Maulid

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, yang amat teguh kekuasaan-Nya
Amat jelas bukti-bukti kebenaran-Nya
Terbentang luas kedermawanan dan kemurahan-Nya
Mahatinggi kemuliaan-Nya, mahaagung kedudukan-Nya

Diciptakan segalanya dengan penuh hikmah
Lalu diliputinya dengan ilmu-Nya
Dihamparkan bagi mereka limpahan karunia-Nya
Dengan kadar pembagian yang ditentukan dalam kehendak-Nya
Maka diutus kepada mereka, demi rahmat-Nya
seorang termulia di antara makhluk-Nya
terkemuka di antara hamba-hamba-Nya

Iradah-Nya yang azali menghendaki
Mencipta hamba yang amat dikasihi ini
Maka tersebarlah pancaran kemuliaannya
Di alam nyata ataupun tersembunyi

Aduhai, betapa agung anugerah ini
Dilimpahkan oleh Dia Yang Maha Pemurah,
Maha Pemberi
Betapa tinggi nilai keutamaan ini
Datang dari Tuhan Sumber segala ihsan
Karunia teramat sempurna
Dalam bentuk insan terpuji
Kehadirannya mengharumi segenap penjuru
Menghiasnya dengan sulaman indah penuh keagungan

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************
Allah Mahabenar bertajalli
Dalam alam kudus-Nya yang amat luas
Menetapkan penyebaran anugerah-Nya
Pada yang dekat dan jauh tak terkecuali
Maka hanya bagi-Nya segala puji
Tiada terhingga bilangannya
Tiada menjemukan pengulangan sebutannya
Betapapun sering diulang-ulang
Atas perkenan-Nya menampilkan di alam kenyataan
Perwujudan semulia-mulia insan
Agar seluruh makhluk beroleh kemuliaan
Tiada terhingga
Dengan rahasia keutamaan yang mengiringi kehadirannya
Tersebar merata di seluruh alam semesta

Maka tiada satu pun rahasia itu
Menyentuh menyatu dengan qalbu yang sadar
Kecuali pasti karena curahan karunia Allah
Melalui insan tersayang ini

Bahagia dan suka ria
berdatangan merasuki qalbu
menyambut datangnya kekasih Allah
pembawa anugerah bagi seluruh manusia

Mahaagung Dia yang telah memuliakan
wujud ini dengan nur berkilauan
meliputi semuanya
dengan keriangan dan kecantikan

Mencapai tingkat keindahan tertinggi
menjulang mengangkasa
dengan kemuliaannya

Mata memandang penuh damba
bentuk insan sempurna
pengikis segala yang sesat
Meski sesungguhnya
keluhuran dan kesempurnaannya
melampaui segala yang bisa dicapai
pengetahuan yang mana pun jua…

Mahasuci Allah, Tuhan Maha Pemurah
Yang dalam kitab suci Al-Quran Al-Hakim
Mengungkap berita gembira dengan firman-Nya,
“Telah datang kepadamu
Seorang rasul dari kalangan sendiri
Ia selalu prihatin atas apa yang menimpamu
Sangat ia inginkan kamu beriman
Ia sangat penyantun, sangat penyayang...”

Maka siapa saja yang sampai kepadanya
berita gembira ini
Serta menerimanya dengan hati dan pikiran sehat
Niscaya ia beroleh petunjuk
Ke arah jalan yang lurus

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah
Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya
Kesaksian terucapkan dengan lisan
Mengungkap ketulusan dan kepatuhan
Yang terkandung dalam hati sanubari
Memperteguh tonggak-tonggak iman
Yang tertanam jauh di dalam dada
Rahasia hakikatnya tampak hanya bagi mereka
Yang tulus patuh tiada sedikit pun ragu padanya

Dan aku bersaksi bahwasannya
Sayyidina Muhammad adalah hamba Allah
Yang benar dalam ucapan dan perbuatannya
Dan menyampaikan atas nama Allah
Apa yang harus disampaikan
Kepada hamba-hamba-Nya
Tentang yang diwajibkan atau yang dianjurkan-Nya

Dialah hamba Allah yang diutus
Kepada penghuni alam seluruhnya
Pembawa berita gembira di samping ancaman derita
Maka ia pun menyampaikan risalah
Dan menunaikan amanah
Sehingga umat dalam jumlah besar
Beroleh hidayah Allah dengan perantaraannya

Jadilah ia pelita penerang dan bulan purnama
Bagi pencari cahaya penembus kejahilan
gelap gulita

Aduhai, betapa agung karunia Allah
dilimpahkan atas manusia
Betapa luas nikmat Allah bertebaran hikmahnya
Di lautan dan daratan luas merata

Ya Allah, ya Tuhan kami
Limpahkan shalawat dan salam
Yang terbesar dan mencakup segalanya
Teramat suci, luas jangkauannya
Atas diri insan ini
Yang dengan seksama memenuhi kewajiban
perhambaan pada Tuhannya
Dengan menyandang segala sifat sempurna
Dan bersungguh-sungguh dalam berbakti kepada Ilahi
Serta menghadapkan diri kepada-Nya
Dengan sebaik dan sesempurna cara

Shalawat rahmat yang mengukuhkan
Jalinan ikatan dengan pribadinya
Bagi si pembaca shalawat atas dirinya
Menjadikan hatinya terang benderang
Tersentuh nur kecintaan dan kerinduan padanya
Dan memasukkannya dengan inayah Allah
ke dalam kelompoknya

Demikian pula atas segenap keluarganya
Serta para sahabatnya
Yang menduduki puncak derajat yang tinggi
Karena dekat kepadanya

Dan bernaung di bawah bayang-bayang kemuliaan sejati
Dengan mencintainya sepenuh hati

Shalawat dan salam terus-menerus tiada hentinya
Selama embusan angin mengharumi mayapada
Menyebar sebutan indah mereka semuanya….

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Amma ba’du
Manakqla iradat Allah dalam ilmu-Nya yang qadim
Berkenan menampakkan inti kekhususan
bagi manusia yang mulia
Dengan keutamaan dan penghormatan
Terwujudlah dengan kodrat gemilang
Nikmat Ilahi yang luas merata
Serta anugerah-Nya yang melimpah ruah

Maka terkuaklah karsa cipta-Nya
Di alam mutlak tiada berbatas
Menyingkap “keindahan” disaksikan pandangan mata
Mencakup segala sifat keindahan dan keelokan sempurna

Dan berpindah-pindahlah ia dengan segala
keberkahan
Dalam sulbi-sulbi dan rahim-rahim yang mulia
Tiada satu pun sulbi yang merangkumnya
Kecuali beroleh nikmat Allah nan sempurna
Laksana bulan purnama
Berpindah-pindah dalam orbitnya
Agar setiap tempat yang didiaminya
Ataupun jalan yang dilaluinya
Meraih kemuliaan tiada terhingga

Demikianlah ditetapkan dalam suratan takdir azali
Menampakkan rahasia nur ini
Hanya dalam diri mereka
Yang beroleh kekhususan dan keistimewaan
Sehingga tiap kediamannya
Selalu dalam sulbi-sulbi megah dan anggun
Serta rahim-rahim yang suci bersih

Sampai tiba saat ia datang ke alam nyata
Sebagai manusia, tiada sama dengan manusia biasa
Bagaikan nur cahaya benderang
Penampilannya mencengangkan akal dan pikiran

Maka tergeraklah jiwa dan semangat penulis ini
Mencatat apa yang sampai kepadanya
Tentang keajaiban nur mulia ini

Meski lidah tak ‘kan mampu mengungkap
sifat-sifatnya
walaupun sekelumit atau lebih sedikit

Tapi sekadar penawar hati para pendengar
Yang termasuk kalangan khusus di antara
kaum mukminim
Dan penghibur mereka yang terpaut hatinya
Pada pesona nur yang terang ini

Sebab bagaimana mungkin
Pena para penulis mampu melukis
Tentang segala sesuatu yang bersangkutan
Dengan manusia paling utama
Di antara manusia seluruhnya

Namun hatiku tergerak
Menuliskan yang kuhafal selama ini
Tentang riwayat hidup manusia termulia
Di antara makhluk semuanya
Juga tentang karunia agung yang dilimpahkan Allah
Pada peristiwa kelahirannya
Yang meliputi seluruh penghuni alam semesta
Dan panji-panjinya yang berkibar megah
Di segenap penjuru jagat raya
Terus-menerus sepanjang pergantian hari, bulan, dan tahun
Semuanya itu didorong semata-mata
Oleh kegandrunganku pada pribadi luhur ini
Serta kerinduanku ‘tuk mendengarkan selalu
Sebutan sifat-sifatnya yang serba agung

Dan kiranya Allah berkenan melipatgandakan
manfaatnya
Bagi si pembicara ataupun pendengarnya
Sehingga keduanya ’kan memasuki pintu syafa’at
Dan menghirup sejuknya kenikmatan itu

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Kini tiba saat penaku ini
Menggoreskan yang digerakkan jari tanganku
Yang bisa terjangkau oleh pikiran
Tentang sifat hamba yang sempurna dan
dikasihi ini
serta perilakunya yang terluhur di antara
semua perilaku

Dan di sinilah sepatutnya kutuliskan
Apa yang telah sampai ke pengetahuanku
Tentang berita dan kisah insan tercinta ini
Agar kalam dan kertas beroleh kemuliaan
Pendengaran dan penglihatan pun berkesempatan
Bertamasya dalam taman-tamannya yang indah
mempesona

Telah sampai kepada kami
Dalam hadits-hadits yang masyhur
Bahwa sesuatu yang mula pertama dicipta Allah
Ialah nur yang tersimpan dalam pribadi ini
Maka nur insan tercinta inilah
Makhluk pertama muncul di alam semesta
Darinya bercabang seluruh wujud ini
Ciptaan demi ciptaan
Yang baru datang ataupun yang sebelumnya

Sebagaimana diriwayatkan Abdurrazzaq
Dengan sanadnya yang sampai pada Jabir bin Abdullah Cl-
Anshari, semoga Allah meridhai keduanya

Bahwasanya ia pernah bertanya,
“Demi ayah dan ibuku, ya Rasulullah
Beri tahukanlah kepadaku tentang sesuatu
Yang diciptakan Allah sebelum segalanya yang lain”
Jawab beliau,
“Wahai Jabir, sesungguhnya Allah
Telah menciptakan nur nabimu, Muhammad,
dari nur-Nya
Sebelum sesuatu yang lain”

Dan telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah
Bahwasanya Nabi SAW telah bersabda,
“Aku adalah yang pertama di antara para nabi dalam penciptaan
Namun yang terakhir dalam kerasulan…”

Banyak pula riwayat lain menyatakan
Bahwa beliaulah yang pertama adanya
Dan termulia di antara mereka semua

Dan manakala “kebahagiaan abadi” menampakkan
Pengamatannya yang tersembunyi
Mengkhususkan manusia yang dipilihnya
Dengan kekhususan yang sempurna
Dititipkannya nur benderang ini
Pada berbagai sulbi dan rahim yang dimuliakan
di antara penghuni jagat raya
Dan berpindah-pindahlah ia
dari sulbi Adam, Nuh, dan Ibrahim
Sehingga pada akhirnya
Sampailah ia ke ayahandanya
Yang terpilih menerima kehormatan tiada terhingga:
Abdullah bin Abdul Muththalib yang bijak dan berwibawa
Serta ibundanya, Aminah, yang mulia
Yang selalu merasa aman dan tenteram
Meski di tengah apa saja yang menggelisahkan

Maka disambutlah ia oleh sulbi Abdullah
Dan diteruskan kepada Aminah, istrinya
Yang merangkumnya dengan penuh kasih sayang
Demi menjaga dan memelihara mutiara amat berharga
Dengan pertolongan Allah, yang selalu mendampinginya

Ia pun mengandungnya di bawah pengawasan Allah
Dengan segala kemudahan dan keringanan
Tiada sedikit pun berat terasa
Ataupun sakit diderita

Bulan demi bulan berlalu
Sampai hampir tiba saatnya
Kandungan itu lahir ke alam nyata
Agar luapan keutamaannya
Menggenangi penghuni alam semesta
Tebaran keluhuranya
Melingkungi mereka semua

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Sejak berpaut padanya mutiara indah terpelihara ini
alam seluruhnya bergemilang riang gembira
di pagi hari maupun di kala senja
dengan kian mendekatnya
saat terbit cahaya peliat penerang ini

Demikian pula semua pandangan mata
Menatap bersama menanti kelahirannya
Penuh kerinduan memungut permata baiduri tiada ternilai

Binatang peliharaan Quraisy pun
semuanya bagaikan menyeru dengan fasih kata-kata
mengumumkan berita nan sempurna
Setiap wanita yang mengandung di tahun itu
niscaya ia melahirkan bayi lelaki
Hal itu semua disebabkan
berkah kemuliaan imam pembawa bahagia ini

Demikianlah bumi dan langit
Bergelimang wangi-wangian riang gembira
Menanti lahirnya insan termulia
Di antara segenap penghuninya ke alam nyata
Setelah tersimpan sekian lama
Dalam beberapa sulbi dan rahim berganti-ganti

Maka berkenanlah Allah SWT
Menampakkan karunia gemilang-Nya
Pada wujud semesta ini
Menghidangkan rahmah penghormatan dan kemuliaan
Dengan kehadiran insan luhur ini

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************
Dan ketika hampir tiba saatnya
Kelahiran insan tercinta ini
Gema ucapan selamat datang yang hangat
Berkumandang di langit dan di bumi
Hujan kemurahan Ilahi tercurah
Atas penghuni alam dengan lebatnya
Lidah malaikat bergemuruh
Mengumumkan kabar gembira

Kuasa Allah menyingkap tabir rahasia tersembunyi
Membuat nurnya terbit sempurna di alam nyata
Cahaya mengungguli segenap cahaya

Ketepatan-Nya pun terlaksana
Atas orang-orang pilihan
Yang nikmat-Nya disempurnakan bagi mereka
Yang menunggu detik-detik kelahirannya
Sebagai penghibur pribadinya yang beruntung
Dan ikut bergembira mereguk nikmat berlimpah ini

Maka hadirlah dengan taufik Allah
Sayyidah Maryam dan Sayyidah Asiyah
Bersama keduanya datang mengiring
Sejumlah bidadari surga
yang beroleh kemuliaan agung
Yang dibagi-bagikan oleh Allah
atas mereka yang dikehendaki

Dan tibalah saat yang telah diatur Allah
Bagi kelahiran ini
Maka menyingsinglah fajar keutamaan nan cerah
Terang benderang menjulang tinggi….

Dan lahirlah insan pemuji dan terpuji
Tunduk khusyu’ di hadapan Allah
Dengan segala penghormatan tulus dan sembah
sujud

Bacaan Mahallul Qiyam

Alam bersinar-seminar bersuka ria
menyambut kelahiran Al-Musthafa Ahmad
riang gembira meliput penghuninya
sambung-menyambung tiada hentinya

Bergembiralah, wahai pengikut Al-Quran
burung-burung kemujuran kini berkicauan
bersuluhlah dengan sinar keindahan
mengungguli semua yang indah tiada bandingan

Kini wajiblah bersuka cita
Dengan keberuntungan terus-menerus tiada habisnya
Manakala kita beroleh anugerah
Padanya terpadu kebanggaan abadi

Bagi Tuhan segala puji
tiada bilangan mampu mencakupnya
atas penghormatan dilimpahkan-Nya bagi kita
dengan lahirnya Al-Musthafa Al-Hadi Muhammad

Ya Rasulullah,
selamat datang, ahlan wa sahlan
Sungguh kami beruntung dengan kehadiranmu

Ya Ilahi, ya Tuhan kami
semoga Kau berkenan meberi nikmat karunia-Mu
menyampaikan kami ke tujuan idaman
demi ketinggian derajat Rasul di sisi-Mu

Tunjukilah kami jalan yang ia tempuh
agar dengannya kami bahagia beroleh kebaikan
melimpah
Rabbi, demi mulia kedudukannya di sisi-Mu
tempatkanlah kami di sebaik tempat di sisinya

Semoga shalawat Allah meliputi selalu
rasul termulia, Muhammad
serta salam terus-menerus
silih berganti setiap saat…

Dan pada saat Nabi SAW dilahirkan ibunya
Ia lahir seraya menunjukkan pandangan ke arah langit
Bagai isyarat ia beroleh kemuliaan
Serta kehormatan yang tinggi menjulang

Adapun Maulid-nya hari Senin bulan Rabi’ul Awwal
Tempat kelahiran serta makamnya di Al-Haramain

Dan telah diriwayatkan bahwa beliau dilahirkan
Dalam keadaan telah terkhitan
Bermata bagaikan bercelak
Tali pusatnya telah terpotong bersih

Semua itu terlaksana dengan kuasa qudrah Ilahi
Berkat keluhuran kedudukannya, di sisi Tuhannya

Dan bersamaan dengan waktu kelahirannya
Tampak beberapa keajaiban
Membuktikan bahwa ia insan termulia
Di antara semua makhluk
Paling utama di antara yang dikasihi Allah

Sebagaimana diriwayatkan Abdurrahman bin ‘Auf
dari ibunya bernama Syaffaa’
(semoga Allah meriidhai keduanya),
“Pada saat Rasulullah SAW dilahirkan oleh Aminah
ia kusambut dengan kedua telapak tanganku

Dan terdengar tangisnya pertama kali
Lalu kudengar suara berkata,
‘Semoga rahmat Allah atas dirimu.’
Dan aku pun menyaksikan cahaya benderang di hadapannya
Menerangi timur dan barat
Hingga aku dapat melihat
Sebagian gedung-gedung bangsa Rum

Lalu kubalut ia dalam pakaiannya dan kutidurkan
Namun tiba-tiba kegelapan dan ketakutan
Datang meliputi diriku dari kananku
Sehingga aku menggigil karenanya
Dan kudengar suara bertanya,
‘Ke mana ia kau bawa pergi?’
‘Ke barat!’ jawab suara lainnya.

Lalu perasaan itu menghilang dari diriku
Namun sejenak kemudian kembali lagi
Kegelapan dan ketakutan meliputi diriku
Datang dari sebelah kiri
Hingga tubuhku menggigil karenanya

Dan kudengar lagi suara bertanya,
‘Ke mana ia kau bawa pergi?’
‘Ke timur!’ jawab suara lainnya

Peristiwa itu melekat dalam pikiranku
Sampai tiba saat beliau menjadi utusan Allah
Maka aku pun termasuk di antara orang-orang pertama
Yang mengikutinya dalam Islam…”

Dan betapa banyak riwayat hidupnya
Mencatat mu’jizat-mu’jizat besar
Serta bukti-bukti gemilang tentang kenabiannya
Yang semuanya menunjukkan tinggi kedudukannya
di sisi Tuhannya
Dan bahwa inayah Allah
Di setiap saat menjaganya
Dan bahwasanya dialah sebaik penunjuk
Yang menunjukkan jalan yang lurus

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************
Kemudian setelah sempurna kelahirannya
Sesuai yang dikehendaki qudrat Ilahi
Dan nur cahayanya yang terang
Bertebaran di seluruh mayapada
Berlombalah para inang pengasuh ingin menyusuinya
Makin besar pula keinginan penghuni bumi memeliharanya

Dan terlaksanalah kehendak Allah
Mahaagung lagi Mahabijaksana
Yang ditetapkan-Nya semenjak dahulu kala
Bahwasanya Sayyidah Halimah paling utama
Mendidik mengasuh insan tercinta ini
Maka tatkala kedua matanya memandangnya
Lalu terungkap rahasia qudrah Rabbaniyyah pada dirinya
Tercurahlah keriangan dan suka cita dalam hatinya
Menunjukkan ia beroleh kehormatan di sisi Allah
Dalam kadar besar tiada terhingga

Kasih sayangnya segera tertuju pada bayi mulia itu
Seperti hanya para ibu terhadap putra kandungnya
Dan besarlah keinginan ‘tuk menyusuinya
Dengan harapan memperoleh berkahnya
Yang tersebar luas meliputi alam semesta

Ia pun mohon dari ibundanya yang mulia
Agar menyerahkan padanya
Tugas menyusui dan mengasuh, serta mendidiknya
Dengan cinta kasih sayang sepenuhnya

Maka diluluskan permohonan itu
Setelah menyaksikan ketulusan ucapanya
Dengan segala tanda yang meyakinkannya
Mengenai cara pemeliharaan yang sempurna

Segera Halimah membawanya pulang ke kampung
Dengan hati riang dan ceria
Diiring penjagaan Allah dan inayah-Nya
Yang terus-menerus menyertainya

Dalam perjalanan pulang itu
Ia menyaksikan berbagai mu’jizat
yang mengherankan
dan membuatnya bertambah yakin
betapa besar kemuliaan bayi yang bersamanya

Unta tua dan keledai miliknya yang lemah
tiada berdaya
Kini berlomba mengalahkan yang lain dalam kafilahnya
Air susu unta dan kambingnya
Memancar deras dengan lebatnya
Membuat takjub tiap orang melihatnya

Dua tahun Nabi SAW tinggal bersama Halimah dan suaminya
Selama itu keduanya menikmati berkah dan mu’jizat-mu’jizatnya
Yang mengagumkan setiap mata yang menyaksikan
dan rahasia hikmahnya tersebar merata di mana-mana

Sampai pada suatu hari
Keika sedang menggembala domba
datang kepadanya beberapa malaikat
Membawa penghormatan khusus baginya
Yang keberkahannya meliputi umat manusia

Mereka membaringkannya dengan hati-hati
Lalu membelah dadanya dengan lemah lembut
Dan mengeluarkan apa yang mereka keluarkan
Lalu menyimpankan rahasia ilmu dan hikmah ke dalamnya

Tiada suatu kotoran mengganggu
yang dikeluarkan malaikat dari hatinya
tapi mereka hanya menambahkan
kesucian di atas kesucian….

Dalam pada itu
Beliau tetap dalam kekuatan dan ketabahan hati
Menyaksikan tanda-tanda kebesaran kuasa Ilahi
Yang dialami dalam dirinya sendiri

Namun berita kejadian itu akhirnya
sampai juga ke pendengaran Halimah yang baik hati

Ia pun gelisah dan khawatir
Akan bencana yang mungkin menimpa putranya itu
Tidak diketahuinya bahwa ia dijaga oleh Tuhannya
Dengan penjagaan amat sempurna

Maka dibawanya pulang segera kepada bundanya
Meski perpisahan itu berat terasa dalam hatinya
namun semata-mata disebabkan kegundahan
Dan kecemasan atas keselamatannya

Padahal ia sebenarnya
Dengan karunia Allah
Dalam benteng penjagaan yang kokoh kuat
Serta kedudukan amat tinggi dan mulia

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Rasulullah SAW tumbuh dengan sifat-sifat paling sempurna
Dikelilingi selalu pemeliharaan Allah Maha Kuasa
Serta diliputi rahmat-Nya berlimpah-limpah

Ia tumbuh dalam sehari
Seperti bayi lain dalam sebulan
Keluhuran pribadinya tampak sempurna
Sejak usianya yang amat muda
Menjadi saksi bahwa dialah penghulu keturunan Adam
semuanya

Bintang-bintang kemujuran selalu bersamanya
demikian pula segenap benda di alam ini
menampakkan kesetiaan dan kepatuhan padanya

Tiap kali ia “meniupi” penderita sakit
Niscaya Allah melimpahkan kesembuhan baginya
Tiap kali berdoa memohon hujan
Niscaya Allah selalu menurunkannya

Demikian keadaannya sehari-hari
Sampai ia telah melewati masa mudanya
Dan mencapai usia dewasa
Saat itulah Allah mengkhususkannya
Dengan kemuliaan hany! baginya seorang
Dan turunlah Jibril Ar-Ruhul Amin
Membawa kabar gembira dari Tuhan Seru Sekalian Alam

Membacakan baginya ayat-ayat suci Al-Quran Al-Hakim,
“… Dan sesungguhnya kepadamu telah diberikan Al-Quran
dari hadirat Allah, Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.”

Adapun mula pertama diturunkan kepadanya
Di antara ayat-ayat suci padat berisi
Yang berasal dari hadirat Allah SWT ialah,
“Bacalah dengan nama Tuhanmu
yang mencipta manusia dari segumpal darah.
Bacalah! Tuhanmulah yang paling mulia
Yang mengajar dengan kalam
Mengajar manusia apa yang tidak ia tahu….”

Oh… betapa agungnya kabar gembira ini
Karunia sempurna datang dari Allah
Maha Pengasih lagi Maha Pemurah
Ditujukan kepada insan mulia ini
Lalu dikuatkan lagi dengan firman-Nya,
“Ar-Rahman, Tuhan Maha Pemurah
mengajarkan Al-Quran
mencipta insan
lalu diajarinya fasih perkataan…”

Dan tiada syak lagi
tentunya beliaulah
insan yang dimaksud dengan pemberian ajaran itu
dari hadirat Allah, Yang Maharahman dan Rahim

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************
Adapun Nabi SAW
Setelah kepadanya wahyu suci diturunkan
Segera bertindak memikul beban dakwah dan
tabligh
Menyeru manusia ke jalan Allah dengan penuh
kesadaran
Yang diikuti dengan tulus dan patuh
Oleh mereka yang berpikiran terang
Di antara kaum Muhajirin dan Anshar
Yang beroleh kehormatan tertinggi
Mendahului yang lain memenuhi seruan ini
Sesuai yang tercantum dalam takdir Ilahi

Dan dengan tekad kuat Nabi tercinta ini
Demikian pula para sahabatnya
Allah berkenan menyempurnakan agama ini
Dan dengan kepahlawanan mereka pula
Allah menumpas habis kaum kafir dan ingkar

Banyak sekali mu’jizat hebat berkaitan dengan dirinya
Membuktikan bahwa dialah yang termulia
Di antara penghuni bumi dan langit seluruhnya
Di antaranya memperbanyak yang sedikit
Kesembuhan si penderita sakit
Ucapan salam terdengar dari seonggok batu
Ketaatan pohon kepadanya
Terbelahnya buah purnama
Pemberitahuan tentang hal-hal ghaib

Rintihan pokok kurma yang rindu padanya
Yang kesemuanya jauh menembus kebiasaan
yang berlaku
Demikian pula biawak dan menjangan
Memberi kesaksian tentang kenabian dan kerasulannya
Dan masih banyak lagi bukti gemilang

Serta mu’jizat menakjubkan
Yang dijadikan Allah sebagai pendukung
risalahnya
Dan hanya baginya dikhususkan di antara semua makhluk-Nya
Banyak pula tanda ghaib mendahului nubuwahnya
Dan merupakan alamat terkuat bagi kenabian dan kerasulannya
Tersiarnya itu semua secara meluas
Mendatangkan bahagia bagi kaum beriman yang tulus
Namun menambah malang si kafir ataupun munafik

Dan tiada satu pun orang berpikiran sehat
Kecuali pasti menerimanya dengan keyakinan
serta penyerahan sepenuhnya

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Dan di antara kehormatan yang dikhususkan
Bagi Rasul termulia ini
Mi’rajnya ke hadirat Allah Maha Penyayang
Yang kebaikan-Nya selalu melimpah
Yang karunia-Nya selalu tercurah
Serta adanya bukti-bukti kuasa-Nya yang gemilang
Yang dialami pada peristiwa itu
Dan kemuliaan bagi langit-langit serta penghuninya
Dengan terbitnya nur “pelita” itu bagi mereka

Maka Rasulullah SAW mengarungi angkasa
Bersama Jibril Al-Amin
Menuju hadirat Allah Al-Malikul Jalil
Diiringi segala kemuliaan dan penghormatan

Tiada penghuni yang dimasukinya
Kecuali segera menyongsong kedatangannya
Dengan penghormatan dan berbagai ucapan
selamat datang
Setiap rasul yang dilewati
Menyampaikan kabar gembira yang diketahuinya
Tentang tinggi kedudukannya di sisi Tuhannya

Sampai ia melampaui ke tujuh lapis langit
Dan mencapai hadirat mutlak tiada berbatas
Di sana ia diliputi belaian karunia lembut
Penuh keakraban
Datang dari hadirat Ilahi

Meyambutnya dengan ragam ucapan selamat
Memuliakannya dengan berbagai anugerah besar
Melimpahkan padanya seindah-indah pemberian
Dan memanggilnya dengan semulia-mulia salam
Setelah ia sendiri menunjukkan puji-pujian ke hadirat Ilahi,
“At-tahiyyatul mubarakatus shalawatut thayyibat.”

Aduhai, betapa lembut belaian karunia
Yang diterimanya itu
Betapa indah pertemuan yang agung itu
Dalam hadirat serba gemilang
Saat dzat (Rasul) memberi kesaksiannya
Bagi keagungan Dzat (Allah) Tuhannya.
Seraya merangkum rahmah Ilahiyyah penuh kasih sayang
serta anugerah-Nya yang melimpah ruah
dalam suasana khusyu’ dan penyerahan diri
kepada-Nya.

Itulah tingkatan yang memaksa setiap idaman
jatuh berderai memendam sesal dan putus asa
demi melihatnya amat tinggi
tinggi sekali dari segala jangkauan

Banyak sekali pengalaman halus melekat pada
jiwa Rasul
Yang diperolehnya dalam perjumpaan ketika itu
Serta ilmu dan pengetahuan yang dicapainya

Tatkala… Allah mewahyukan kepada hamba-Nya
Apa yang diwahyukan-Nya
Dan tiada hati Rasul mendustakannya….

Itu semata-mata karunia hadirat Maha Pengasih
Dikhususkan bagi insan ini seorang
Simpati penuh kasih sayang ditujukan kepadanya
Tiada mungkin jin dan manusia mana pun merangkumnya

Itulah pemberian teramat istimewa
Pena siapa pun tak ‘kan berani mencoba
Menguraikan tentang hakikatnya
Lidah pun tak ‘kan mampu mengungkapkan
Makna halus yang tersembunyi padanya

Hadirat Allah yang maha-luas mengkhususkannya
Hanya bagi pandangan Nabi yang menatap dengan saksama
Dan telinganya yang mendengar dengan cermat

Maka tiada keinginan seseorang patut mengidamkan
Tersingkap baginya rahacianya yang tersembunyi
Atau meliput cahaya nurnya dengan sempurna
Karena itu adalah hadirat terlalu agung
Untuk bisa dilihat para pengamat
Dan tingkatan tiada mungkin tercapai
Kecuali bagi penghulu para rasul

Maka sungguh berbahagia hadirat Muhammad
Menerima anugerah agung berlimpah
Berdatangan dari hadirat Allah Yang Maha Esa
Aduhai, betapa beruntungnya ia
Mencapai kedudukan setinggi ini….

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Dan manakala telinga telah beroleh kehormatan
mendengarkan berita-berita
sekitar insan tercinta tersayang ini
serta kemuliaan yang menyertainya
dalam alam nyata ataupun yang ghaib
tergeraklah keinginan penulis
menyebut sebagian kesempurnaan pemimpin ini
dalam bentuk tubuh serta akhlaqnya
Agar para pendengar dapat mengetahui
Kemuliaan yang dikaruniakan Allah atas dirinya
Pada sifat-sifat indah dan perilaku menarik
Yang dikhususkan baginya oleh inayah Khaliqnya

Dan kini kuharap pendengar uraianku ini
Mengikuti dengan penuh perhatian
Sifat-sifat luhur yang ‘kan kucatat baginya
Yang menempatkan insan mulia ini
Dalam kedudukan yang amat tinggi

Sebab tiada manusia mana pun bisa menyamai junjungan ini
Dalam bentuk fisik dan perilakunya
Dan tiada seorang pun mampu menyelami rahasia hikmah Allah
Yang tersembunyi dalam keindahan tubuh dan kesempurnaan
akhlaqnya

Pemeliharaan Allah sejak semula
Telah mencetaknya dalam tabiat dan akhlaq luhur
Serta membentuknya dengan rupa elok
Bagaikan bulan purnama

Beliau seorang berperawakan sedang
Warna kulitnya putih kemerah-merahan
Dahinya lebar serasi
Panjang rambutnya sampai batas telinga
Kedua lengan dan kaki serta persendian
Semuanya dalam bentuk dan ukuran sempurna
Mantap dalam keseluruhan keindahan
Serta keserasian sifat-sifatnya
Tiada seorang pun menyamainya
Dalam kesempurnaan penglihatan, pendengaran,
ataupun ucapannya

Sungguh Allah telah menciptakannya dalam bentuk terbaik
Padanya, segala keindahan terangkum dan
terkhususkan

Bila ia berbicara
Mutiara-mutiara ilmu dan hikmah ditaburkannya
Tiada seorang ahli khutbah yang ulung
Mampu membawakan ucapan rapi padat berisi
Seperti yang selalu diucapkannya
Bila mata bertamasya
Dalam taman keelokannya yang mempesona
Tiada ’kan dijumpainya di antara seluruh wujud
Makhluk mana pun memiliki sifat setara dengannya

Dialah pemimpin yang setiap kali tertawa
cukup tersenyum dengan anggunnya
Dengan langkah tenang mantap ia berjalan
Bila tertidur hanya sekejap saja

Perilakunya lembut selembut angin sepoi nan sejuk
Wajahnya cerah secerah taman yang menyegarkan
Pribadinya perwujudan segala sifat luhur
Kasih sayang namun tegas dalam sikap
Kuat dalam tekadnya

Keanggunan, kesucian, serta rasa malu
Mengiringi selalu, menghias gerak-geriknya
Ucapan dan tindakannya teratur rapi
Sungguh sulit menyamainya
Bentuk tubuhnya sempurna
Demikian pula akhlaq yang disandangnya
Adil dan dermawan
Bila dan di mana pun ia berada….

Bila berjalan, seakan-akan turun dari ketinggian
Mendahului orang yang cepat dalam berjalan
Meski tampak selalu tenang tidak tergesa

Demikianlah ia bagai pusaka tersimpan rapi
Dalam wadah kokoh tertutup rapat
Tiada anak kunci mampu membuka pintu sifat-sifatnya

Atau bak bulan purnama
Membuat takjub akal dan pikiran
Setiap kali membayangkan keindahannya
Atau berkas cahayanya tampak bagi penglihatan

Insan tersayang membuat iri bulan purnama
setiap kali memandangi indah wajahnya
akal dan pikiran dalam kebingungan
bila ingin menggambarkan makna hakikatnya…

Gerangan bagaimana kata-kata mampu mengungkapkan
Tentang sifat-sifat yang mendatangkan putus asa
Bagi siapa yang ingin menjelaskan

Atau betapa akal dapat mencapai
Arti dzat yang tiada sesuatu pun mungkin
Menyamai atau menyerupainya…

Sungguh sempurna sifat-sifat keluhurannya
andaikan ia menghadiahkan sinar
bagi bulan purnama
pasti tak ‘kan ia tertutup oleh gerhana

betapapun banyak cara dilakukan orang
mencoba menguraikan sifat keluhurannya
namun sampai zaman berakhir
tak ‘kan mungkin mereka meliputi semuanya….

Oh… betapa tinggi derajatnya yang agung
Betapa luas keutamaanya merata di mana-mana

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Demikian luhur akhlaq Rasulullah SAW
Sehingga terasa sempit kitab-kitab besar untuk merangkumnya
Sebab beliau sebaik-baik manusia
Dalam keindahan akhlaq ataupun bentuk tubuhnya

Selalu terdepan dalam berbuat kebajikan
Lembut hatinya, luas kasih sayangnya
Terutama bagi kaum beriman semuanya
Teramat baik, teramat penyantun
Tiada berucap sesuatu melainkan berisi kebaikan

Sederhana perangainya
Singkat dan padat kalimat yang diucapkannya
Bila si miskin memanggilnya

Ia selalu tanggap memenuhinya segera
Dirinya bagai ayah penuh kasih sayang
Untuk si yatim-piatu atau janda yang lemah
Rendah hatinya namun amat kuat wibawanya
Membuat orang paling kuat pun
Gemetar berhadapan dengannya

Tiap jalan dilaluinya
Atau pun rumah yang dikunjunginya
Menjadi semerbak harum baunya
Sebutan tentang pribadinya
Mewangikan tiap majelis dan pertemuan

Beliau adalah pusat perpaduan
Bagi segala sifat kesempurnaan
Tiada banding dalam fisik dan perilakunya
Karena mendapat kekhususan termulia

Maka tiada satu pun perangai manusia terpuji
Melainkan pasti bersumber dari dirinya
Insan terbaik di antara mereka semua

Telah kusimpulkan sifat-sifat insan tercinta ini
dalam dirinya terkumpul kemuliaan dengan
segala bentuknya
pekerti indah amat tinggi menjulang
bagai bersemayam di atas bintang nan tinggi…

Kiranya pena telah cukup berkelana
Dengan perasaan riang ceria
Mencatat yang diketahui tentang Maulid Nabi mulia ini
Dan mengisahkan sebagian kehormatan dan penghormatan
Serta budi pekertinya yang amat luhur
Yang dikaruniakan Allah baginya

Kini tiba saat menarik kembali kendalinya
Dan sepatutnya kubacakan salam atas nabi ini
pemimpin penghuni alam:
Assalamu ‘alayka ayyuhan-nabiyyu
wa rahmatullahi wa barakatuh
Assalamu ‘alayka ayyuhan-nabiyyu
wa rahmatullahi wa barakatuh
Assalamu ‘alayka ayyuhan-nabiyyu
wa rahmatullahi wa barakatuh

Dan dengan itu sempurnalah penutup kata ini
Sebagaimana telah sempurna di awal pembukanya
Maka bagi Rasul
shalawat dan salam setinggi-tingginya

************************************************************************
Limpahkan, ya Allah
Semulia-mulia shalawat dan salam
Atas junjungan dan Nabi kami, Muhammad
Yang amat penyantun, amat penyayang....

*************************************************************************

Kini, setelah selesai menyunting
Untaian mutiara sifat Nabi SAW
Kuhadapkan diriku ke hadirat Ilahi
Seraya bertawasul dengan pemimpin dan kekasihku:
Muhammad SAW
Semoga Allah SWT berkenan
Menjadikan usahaku menyusun ini
Sebagai suatu yang terpuji
dan mendatangkan ganjaran bagiku
Dan semoga Dia mencatat amalku
di antara amal-amal yang diterima-Nya
Dan permohonanku
di antara permohonan yang ikhlas ditujukan kepada-Nya

Serta memperoleh pahala-Nya
yang saling berkesinambungan

Ya Allah, ya Tuhan kami
Yang kepada-Nya tertuju semua cita dan idaman
Agar kembali setelah itu dengan segala keberhasilan
Dan di pintu keperkasaan-Nya
Dihentikan semua kafilah harapan
agar setelah itu digenangi luapan anugerah-Nya

Sesungguhnya kami menghadap kepada-Mu
Dengan semulia-mulia wasilah di sisi-Mu:
Penghulu Segenap Rasul
Hamba-Mu yang selalu benar dalam ucapannya
Yang selalu tulus terpercaya
Junjungan kami: Muhammad
Yang risalahnya meliputi seluruh jagat raya

Semoga Engkau berkenan
melimpahkan shalawat dan salam
atas dzat sempurna itu
Tempat penyimpanan amanah-Mu
Pemegang rahasia-Mu
Pengibar panji dakwah-Mu
yang mencakup segalanya
Leluhur kami yang besar
Yang Engkau kasihi dan Engkau khususkan
Dengan kemuliaan megah dan anggun
Pada setiap tempat dan kedudukan
yang dekat kepada-Mu
Pembagi karunia-Mu di antara hamba-hamba-Mu
Pengedar hidangan petunjuk-Mu
bagi mereka yang Kau kasihi
Pemuka seluruh penghuni langit dan bumi

Termulialah di antara makhluk manusia dan jin
Hamba-Mu yang Kau kasihi sepenuhnya
Yang Kau khususkan dengan sebesar kekhususan dari-Mu

Ya Allah, ya Tuhan kami
Limpahkan shalawat dan salam atas dirinya
Demikian pula keluarga dan sahabatnya
Serta mereka yang dekat kepadanya dari para pencintanya

Ya Allah, ya Tuhan kami
Sesungguhnya kami menghadapkan kepada-Mu
Kedudukan terhormat Nabi mulia ini di sisi-Mu
Dan bertawasul dengan derajatnya yang tinggi di sisi-Mu
Agar Kau berkenan menjaga dan memelihara kami
Dalam segala gerak dan diam kami
Dengan pandangan inayah-Mu
Dan memberikan perlindungan-Mu kepada kami
Dalam segala keadaan dan tindakan kami
Dengan pimpinan-Mu yang sempurna
Dan penjagaan-Mu yang teguh dan kokoh

Dan semoga Engkau mengabulkan puncak idaman kami
Memperoleh kemulian dekat kepada-Mu
Dan kepada insan tercinta ini

Dan semoga Engkau berkenan menerima
Niat dan amalan kami
Pada segala gerak-gerik kami

Dan memasukkan kami dalam golongan mereka
Yang selalu hadir dalam hadhiratnya
Yang mengikuti jalan yang ditempuhnya
Melaksanakan kewajiban terhadap-Mu dan terhadapnya
Dan selalu menjaga perjanjian dengan-Mu dengan sebaik-baiknya

Allahuma, ya Allah, ya Tuhan kami
Sesungguhnya kami selalu mendambakan dengan sangat
Memperoleh “rahmat khusus” dari sisi-Mu…
Maka janganlah Engkau mengecewakan kami.

Dan kami memiliki persangkaan baik
Akan kasih sayang-Mu
Yang kami jadikan wasilah kami kepada-Mu
Maka janganlah Engkau mengecewakan kami.

Benar-benar kami beriman kepada-Mu
Dan kepada Rasul-Mu
Kini kami menujukan permohonan kami kepada-Mu
Dengan mengharapkan Rasul-Mu itu
Sebagai pemberi syafa’at
Semoga Engkau memberikan pengampunan-Mu
kepada orang yang berdosa di antara kami
Dan ihsan dan kebaikan dari-Mu
kepada yang telah membuat kelalaian
Yang meminta
memperoleh apa yang dimintanya
Yang mengharapkan sesuatu
mendapatkan apa yang diharapkannya

Dan Engkau jadikan kami termasuk yang menolong kekasih ini,
dan membelanya
Dan semoga Engkau menebarkan keberkahannya
Dan keluhuran arah tujuannya
Meliputi anak-anak dan orangtua kami
Juga penghuni negeri dan daerah kami
Serta segenap kaum muslimin dan muslimat
mukminin dan mukminat
Di seluruh penjuru dunia

Dan kekalkanlah panji agama yang lurus di seluruh negeri
agar tetap tersebar
Dan panji-panji iman dan Islam tetap tegak dengan pemeluknya
Dalam makna maupun gambarannya
Dan hilangkanlah ya Allah, Ya Tuhan kami
penderitaan para penderita
Lunasilah utang mereka yang dibebani utang-utang
Ampunilah orang-orang yang berdosa
Terimalah taubat mereka yang bertaubat
Dan tebarkanlah rahmat-Mu atas hamba-hamba-Mu
Kaum mukminin semuanya
Dan tolaklah kejahatan orang-orang yang melanggar
Serta mereka yang bertindak zhalim

Mantapkanlah keadilan dengan penguasa-penguasa
Yang adil dan benar
Di setiap kota dan negeri
Teguhkanlah mereka dengan kekuatan dari sisi-Mu
Dan kemenangan atas kaum pembangkang
Kaum munafiqin dan kuffar

Peliharalah kami, ya Allah
Dalam benteng-benteng yang kokoh
Terhadap segala bala dan malapetaka
Dan dalam tempat-tempat persimpanan yang aman
Terhadap segala dosa dan kesalahan
Dan tetapkanlah diri kami dalam kepatuhan kepada-Mu
Dan ketulusan hati dalam beramal demi keridhaan-Mu
Dan bila tiba saat Engkau mencukupkan masa hidup kami
Wafatkanlah kami sebagai muslim dan mukmin sejati
Dan penuhilah akhir hidup kami semua
Dengan kebaikan dari sisi-Mu

Dan limpahkanlah shalawat dan salam
Atas Nabi ini, yang dicintai dan dikasihi

Oleh jasad, ruh, dan jiwa kami
Juga atas keluarga dan sahabatnya
Serta mereka yang berhubungan nasab dengannya
Demikianlah kami akhiri doa kami
Dengan ucapan, “Walhamdu lillahi rabbil-`alamin.”

#sumber: copas dari  KebunIslam

0 komentar:

Posting Komentar