Foto zaman masih kuliah dulu, ketika di Pesantren Al-Fachriyyah Larangan Selatan, Ciledug, Tangerang.
"Inilah telaga... di mana kita belajar mencintai Rasulullah tanpa anarkisme.. saat kita memantapkan keyakinan tanpa sinisme kepada yang berbeda.", kata Kang Zia.
Kata-kata yang begitu sederhana, tapi begitu dalam maknanya... :)
Di tengah hingar-bingar dunia... terasa kedamaian dan kesejukan ketika bersama teman-teman ngaji ke Habib Ahmad dan Habib Jindan di Al fachriyyah.
"Etok-etok ngaji, latihan ngajeni..." atau "Etok-etok ngaji, ben oleh Nasi Kebuli...", begitu celoteh mereka...
Nasi Kebuli, gahwa 'inat, dan kue (gak tau kue apa namanya, hehe...) adalah saksi kebersamaan kita... bau wangi gahru yang dibakar juga masih hangat di ingatan :)
kangen kalian semua teman-teman... santri-santri STAN :)
Allah Allah Ya Allah
Allah Allah Ya Allah
Jammil akhwaalanaa warkham walaa tamtakhinnaa
"Apabila Engkau sedikit berdzikir (mengingat Allah SWT di dunia) niscaya sedikit pula kesempatanmu memandang-Nya dan kedekatanmu pada-Nya di akhirat." (Al Habib Umar bin Hafidz)
Tampilkan postingan dengan label Bolang Bocah Petualang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bolang Bocah Petualang. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 13 Oktober 2012
Sabtu, 19 Februari 2011
Terlihat Awan Membentuk Lafadz Allah::Maulid-Majelis Rasulullah SAW

Monas Jakarta, 15 februari 2011
12 Rabi'ul Awwal 1432 H
Maulid Terbesar di Dunia
Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW
Majelis Rasulullah SAW Jakarta 1432 H/2011 M
.......
Ketika berada di antara satu juta muslimin yang hadir...
Memandang sejuk teduh wajah Al Habib Munzir Al Musawa dan KH Idris Marzuki Lirboyo...
Tutur katanya.. lemah lembutnya...
Jernih menyejukkan hati...
Air mata pun tak tertahankan
Cuaca yang mendung.. Tidak panas, tidak hujan.. Sejuk...
Dan ketika itu...
di langit itu...
Terlihat awan membentuk lafadz bertuliskan Allah SWT...
Subhanallah...!!!
Hal sama yang pernah terjadi...
Tahun 2008 terlihat awan membentuk lafadz Allah saat Maulid Nabi Majelis Rasulullah SAW di Monas... kini, 2011, lafadz itu muncul kembali...
Maha suci Allah
Yaa Allah biha.. Yaa Allah bihaa... Yaa Allah bihusnil Khotimah
Minggu, 30 Januari 2011
Berburu Nasi kebuli
Kamis, 28 Januari 2011
Sore itu, menjelang maghrib.… hujan cukup deras mengguyur bumi Sarmili, padahal abis magrib mau cabut dari kos…
Hmm.. Tapi, berdasarkan pengalaman, firasatku mengatakan, “Setelah maghrib hujan akan berhenti..”
….
Selesai maghriban, langsung balik ke kos…
Baju putih, sarung, jaket MR, kopyah putih, tas kecil berisi buku catatan dan kitab maulid… ku ambil sepeda ontel bututku dan segera meluncur ke Pon. Pes. Alfachriyah… (Setelah maghrib tadi hujan udah reda)
Minggu, 02 Januari 2011
Yaa Sayyidii...
Langganan:
Postingan (Atom)
