"Apabila Engkau sedikit berdzikir (mengingat Allah SWT di dunia) niscaya sedikit pula kesempatanmu memandang-Nya dan kedekatanmu pada-Nya di akhirat." (Al Habib Umar bin Hafidz)


Tampilkan postingan dengan label Ceritaku Untukmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ceritaku Untukmu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2012

Pemberian Teman

Tak sengaja, ketika membuka laci meja belajarku, di bagian laci yang paling dalam aku menemukan sebuah kaset . kaset yang sudah berdebu, karena memang sudah 3,5 tahun tak pernah kusentuh, bahkan aku sudah tak mengingatnya…

Ku ambil kaset itu.. baru teringat… kaset itu adalah pemberian dari seorang teman 3,5 tahun yang lalu…
Dulu aku bingung dan tak tau siapa yang memberi kaset itu. Setelah ku putar isinya, ternyata kaset itu dari seorang teman. Seorang teman yang aku tak terlalu mengenalnya karena memang jarang berinteraksi dengannya, hanya tau nama dan orangnya saja, tak lebih… tapi yang aku tau, dia orang yang baik hatinya.

Sabtu, 24 Desember 2011

Hijau, di Balik Warna Kubah Masjid Nabawi

Warna hijau, entah saya sadari atau tidak, dalam membuat desain/sesuatu saya sering menggunakan unsur warna ini… saya memiliki kecenderungan untuk memilih warna hijau, mungkin karena saya suka memandang persawahan hijau, memandang tumbuh-tumbuhan kehijauan, memandang keindahan alam... tapi sering juga tidak menggunakan warna hijau, karena untuk menyesuaikan penggunaannya…

Eh, btw… emang penting ya ngomongin masalah warna?? Sampai ada pertanyaan, “apa warna favoritmu?” -.-‘
Menurut saya bukan masalah penting atau enggaknya… hehe.. awalnya saya juga ga peduli dengan ‘arti warna’. Yang saya tahu hanya saya memiliki kecenderungan menggunakan warna hijau, tanpa tahu dan memikirkan lebih jauh maksud warna hijau itu sendiri.

Akan tetapi… mari sejenak kita coba melihat dari sudut pandang lain….

Sabtu, 29 Oktober 2011

Selembar Surat dari Bogor


Kota Hujan, Bogor
di akhir bulan Oktober 2008.. tepat 3 tahun yang lalu..
di Kampus IPB Bogor, Darmaga

Pagi itu, kulangkahkan kakiku dengan berat.. berjalan menyusuri kampus. Tujuanku adalah Gedung LSI, tepatnya di Sekretariat TPB IPB.

Selama perjalanan, entah apa yang aku pikirkan, aku masih tak yakin dengan apa yang akan aku lakukan. Baru sebentar aku hidup di sini, aku sudah menemukan banyak teman yang punya semangat2 hebat, menyukai lingkungan dan suasananya. Akupun sudah mulai membangun impian-impian di sini…… tapi impian-impian di IPB itu akan segera berakhir…