"Apabila Engkau sedikit berdzikir (mengingat Allah SWT di dunia) niscaya sedikit pula kesempatanmu memandang-Nya dan kedekatanmu pada-Nya di akhirat." (Al Habib Umar bin Hafidz)


Sabtu, 06 Agustus 2011

Proposal Nikah



diselimuti gelap malam, di Kos BGP Bumi Sarmili
Sabtu, 6 Ramadhan 1432H
Pkl 02.03 WIB...
Sambil menunggu jam makan sahur, untuk mengisi waktu, jalan2 deh ke situs MR... dan menemukan ini, sepertinya bagus ^^

>>>
*kiriman dari member: aay_gym*
Forum www.majelisrasulullah.org

Proposal Nikah - 2006/02/08 23:03
Assalamualaikum Wr Wb.
To: Jamaah Majelis Rosulullah SAW

Sengaja Dibuat Proposal Ini Sebagai Acuan Buat Antum2 yang pada ingin Nikah namun masih bimbang dan Resah apa yang harus dilakukan. Jangan Ragu, kalo sudah mantap Ajukan Proposal ini pada ayah bundamu. Nikah itu sunah Rosul......

Selamat Buat Yang Tangal 20 Februari 2006 Mau dinikahkan Di masjid Raya Al Munawar. Keberkahan dan kesucian pernikahan atas antum berdua.... He...he... he... Banyak Ahwat Mr deh yang pada Patah hati......

Selamat Mencoba.......
Kebanjiran deh Malam Selasa Di Al munawar Banyak Yang Mau dinikahain...

PROPOSAL NIKAH

KADO BUAT YANG MAU DAN SIAP MENIKAH..BARAKALLAHU !!

Latar Belakang
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin
Ibunda dan Ayahanda

Kamis, 04 Agustus 2011

Makna Cinta



Kata Habib Munzir al Musawa:
"Cinta adalah suatu gejolak di dalam jiwa untuk dekat kepada sesuatu sedekat mungkin, dan di dalam Islam hal ini diakui hanyalah yang selaras dengan keridhoan Nya swt, karena cinta yang itulah yang abadi dan cinta yang tak selaras dengan keridhoan Allah swt adalah cinta nafsu yang fana."

^^

Senin, 01 Agustus 2011

Kisah Jalan Hidup Mantan Rocker Menuju Kemuliaan



iseng jalan2 ke Forum Tanya Jawab www.majelisrasulullah.org
ga sengaja nemu ini, sebuah kisah dari mantan seorang Rocker.
Bagus, semoga dapat bermanfaat bagi diri saya sendiri dan pembaca semua.
---------------

Judul Asli: Gara-Rara MR (*MR=Majelis Rasulullah)
Berikut ceritanya:
Dalam menyambut dan sebagai tanda syukur al faqir atas hari kelahiran Guru Mulia Al Habib Munzir Al Musawa, MAKA...
Sekilas disini al faqir kan menceritakan betapa keberkahan Habibana Munzir dan kekeutan majelis dzikir serat majelis shalawat telah memberi perubahan yang berarti bagi al faqir.

Semoga niat al faqir dalam menceritakan ini lurus sehingga tak ada riya dalam hati.
Semoga cerita ini dapat dimaklumi jika sedikit
" mengotori" situs mulia ini.
Sungguh hal ini al faqir sampaikan atas dasar syukur kehadirat ALLAH SWT yang menganugerahkan hidayah sehingga dapat bergabung dengan majelis mulia ini.
Jika Allah berkehendak semoga cerita ini bermanfaat bagi mereka yang belum menikmati dan termuliakan dalam majelis ini.
Jika muncul pengingkaran atas keberkahan dzikir dan shalawat dari sebagian saudara muslimin maka mungkin cerita al faqir insya allah menjadikan "sedikit nasehat" bagi mereka.Sebenarnya al faqir malu dan kurang pantas untuk menceritakan sedikit ibadah yang jauh kesempurnaan ini.

"TENTU SAJA SAYA MENYERAHKAN KEBIJAKAN KEPADA AL HABIB, JIKA SAJA CERITA INI BELUM LAYAK DAN KURANG PANTAS DI TAMPILKAN, MAKA AL FAQIR MAKLUM ADANYA"

_______________________________________________________
Sebelumnya bergabung dengan majelis mulia ini hari hari saya selalu dan terus di isi dengan hal yang sia sia belaka.
Idolaku adalah mereka kaum barat dengan musik keras yang penuh umpatan sumpah serapah sebut saja (maaf) limp bizkit/korn/linkinpark/metallica/disturbed dan banyak band aliran keras lainya.Setiap hari tak luput satu dan beberapa kaset dari mereka saya dengar, dengan berteriak teriak memecah telinga yang tentu saja mengganggu tetangga.Moto saya waktu itu , sehingga bangun tidur, akan tidur dan setiap saat selalu memperdengarkan mereka itu.

Suatu ketika

Minggu, 31 Juli 2011

Cara Mendidik Anak dan Istri


Assalamuálaikum warahmatullahi wabarakatuh

Mohon bimbingannya ayahandaku, bagaimana cara yg efektif dalam mendidik istri dan anak2 dalam beribadah? perkenalkan anak kami bernama Kautsar Ramadhan wasim ahmad dan muhammad faris (yg memberi nama ayahanda habib munzir) bagaimana cara memberi tonggak pondasi yg baik dalam agamanya? Apakah harus di sekolahkan ke pesantren atau sekolah biasa tp di tambah dg belajar ngaji dg ustadz?

beribu2 terima kasih ya ayahanda atas segala jawaban serta mohon di doákan kami sekeluarga dapat diberikan kekuatan untuk membentuk keluarga yg sakinah mawaddah warrahmah. amin. salam rindu dan sayang dari kami. (minta lafadz doá yg biasa ayahanda baca untuk istri dan anak2)
wassalamuálaikum warahmatullahi wabarakatuh

Habib Munzir al Musawa:
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Limpahan kasih sayang dan Rahmat Nya swt semoga selalu tercurah pada anda dan keluarga,

saudaraku yg kumuliakan,
didiklah putra anda secara bathin dan dhahir, yaitu dengan mengajarkan lafadh yg pertama diucapkannya adalah lafadh ALLAH, sebelum lafadh MAMA atau PAPA, hal hal semacam itu tampaknya remeh namun merupakan suatu keluhuran yg sangat bermanfaat baginya kelak, dan sering seringlah ia diikutkan dalam ibadah, misalnya saat ibunya atau anda mengaji, biarkan ia bermain disekitar kita, hingga suara Alqur'an terus mewarnai aliran darahnya, dan bila kebetulan orang tuanya tahajjud atau lainnya, biarkan anak itu dekat padanya hingga ia tertular cahaya sujud.

Sifat-Sifat Fisik Nabi Muhammad SAW



Oleh: Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani

Tubuh Rasulullah saw. Tidak tinggi,juga tidak pendek. Warna kulitnya tidak terlalu putih dan tidak terlalu coklat. Juga rambutnya,tidak terlalu keriting dan tidak pula sangat lurus. Ketika wafat,pada kepala beliau hanya ada dua puluh helai uban.Tubuh beliau amat baik,berdada lebar hingga dua belah pundaknya tampak agak berjauhan. Rambut beliau kadang-kadang dibiarkan panjang hingga menyentuh pundak,kadang dipotong pendek hingga hanya sampai pada bagian bawah telinga.

Beliau berjanggut lebat. Dua tapak tangan dan jari-jarinya berkulit tebal. Kepala dan tulang lehernya besar dan kuat. Bentuk wajahnya agak bulat. Beliau bermata lebar dengan bagian tengah berwarna hitam pekat serta bulu mata yang panjang lentik. Penghujung matanya (saluran air mata) Nampak berwarna kemerah-merahan. Di bagian tengah dada, dari atas memanjang ke bawah hingga pusar banyak tumbuh rambut halus bagaikan lembaran memanjang.

Beliau berjalan kuat-kuat sampai membongkok sedikit seolah-olah sedang berjalan menurun. Wajah beliau bersinar berseri-seri dan cerah bagaikan bulan purnama. Suara beliau nyaring terdengar, dua belah pipinya rata pada permukaan wajahnya, dan bagian rahangnya tampak kokoh. Rata pada bagian dada dan perut. Dari bagian bawah bahu hingga lengan kedua tangannya tumbuh rambut halus,demikian juga pada bagian atas dada. Dua pergelangan tangan beliau tampak kuat dan agak panjang. Dua tapak tangannya besar dan lebar,tidak terlalu padat dengan daging. Pada bagian bawah bahu belakang sebelah kiri terdapat khatam an Nubuwwah (“Stempel Kenabian”) tampak seperti bulatan seperti telur merpati.

Apabila beliau sedang berjalan agak cepat,tanah yang diinjak seolah-olah bergulung-gulung di depannya. Langkah kakinya sama sekali tidak dipaksa-paksakan. Beliau menutupi kepalanya, dan menanggalkan tutup kepalanya sewaktu-waktu, membiarkan rambutnya terurai dan menyisir janggutnya. Beliau memakai celak yang terbuat dari itsmid (para ahli ilmu kimia menyebutnya: antimony) setiap malam,dengan mengusapkannya pada tiap kelopak mata tiga kali sebelum tidur.

Pakaian yang beliau sukai adalah gamis berwarna putih dan habrah (jenis pakaian terbuat dari 8 bulu berwarna agak kemerah-merahan). Lengan gamis beliau memanjang hingga pergelangan tangan. Pada saat-saat badan terasa letih,beliau memakai pakaian longgar berwarna merah tua (agak coklat), izar (semacam sarung) dan rida’ (kain penutup punggung). Ada kalanya beliau memakai pakaian rangkap (dua baju) berwarna seperti warna tanah (a’far). Kadang-kadang beliau memakai jubah agak sempit dengan lengan panjang,dan kadang-kadang juga memakai qaba’ (semacam gamis berlengan melebihi panjang tangan hingga ujungnya dapat dimasukkan ke dalam gamis). Ada kalanya juga beliau memakai ‘imamah (sorban) berwarna hitam dan menyampirkan kedua ujungnya di atas bahu beliau. Kadang-kadang beliau suka memakai kisa’ (semacam kain selimut atau kain panas) terbuat dari bulu. Beliau memakai cincin, Khuf (semacam sepatu terbuat dari kain tebal) dan terompah (na’l).

Sumber : Buku Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW ( Alhawaadits wa al ahwaal an Nabawiyyah) [Karya : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Penerbit : Darul Hidayah Hal 23-24]